Kamis, 21 Februari 2013

ARTIKEL TENTANG NASIONALISME

Diposkan oleh tissa ambon di 00.04
Nasionalisme-kah kita ?

Apakah kakak-kakak ntermasuk seorang yang memiliki sifat nasionalisme untuk negara ini ? sebelum menjawab pertanyaan ini, pertanyaan sebelumnya adalah, apasih yang dimaksut nasionalisme ? kebanyaakan orang saat ini salah menerjemahkan apa itu nasionalisme, banyak yang mengartikan nasionalisme adalah cinta Idonesia atau rasa kebangsaan, tentunya itu kurang tepat, sebenarnya, nasonalisme dapat diartikan secara etimologi: Nasionalisme berasal dari kta "nasional" dan "isme" yaitu paham kebangsaan dan mengerti makna : kesadaran dan semangat cinta tanah air, memiliki kebangga sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa, mamiliki rasa solidaritas terhadap musibah atau kekurang beruntungan  suadara setanah air, sebangsa, dan senegara persatuan dan kesatuan. 


Dan menurut inseklopedia Indonesia : Nasionalisme adlah sikap politik dan sosial dari sekelompok bangsa yang mempunyai kesamaa kebudayaan, bahasa, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan dengan meletakkan kesetiaan yang mendalam terhadap sekelompok bangsanya. sederhananya Nasinalisme adalah perasaan Nasionlaisme adalah suatu paham yang percaya bahwa perbedaan dalam suatu negara dapat dipersatukan. dan kita ketahui bersama bahwa pemersatu bangsa salah satunya adalah Paancasila. Pancasila merupakan dasar negara, dasar dari segala perbedaan yang ada di negara ini serta menjadika kita satu menbjadi Indonesia. Krena pancasilah lah kita tidak harus mengalami apa yang telah dialami negara lain yang hars mengalami perpecahan karena tidak memiliki dasar negara yang kuat. Sealin pancasila, pemersatu bangsa adalah lagu kebangsaan, denagna lagu itu, berbagai bahasa  daerah di Indonesia yang jumlahnya beratus-ratus ini dapat disatukan hanya dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Serta yang tak dapat dilepas kan darikita semua adalah bendera kebangsaan, sadar ataupun tidak, bendera Indonesia kita telah menyatukan kita dengan eluruh perbedaan yang kita miliki. Tpi sekarang mari kita lihat fakta di negara kita ini, kasus ini, kasus tidak hafal pancasila saja bisa kita temukan dimanapun, karena pancasila pun sepertinya susah melekat lagi di hati beberapa penduduk Indonesia. Adapula para pemuda ynag malah lebih hafal lirik lagu dangdut dibandingkan dengan lirik lagu kebangsaan Indonesia yang mereka nyanyikan dari kelas 1 SD-SMA pada waktu upacara bendera setiap hari senin. Jnagankan liriknya,judul lagu nasional saja banyak yang lupa, miris bukan ??? Pdahal dengan itu semua kita bisa bersatu, bersanma-sama menyatukan Indonesia. Bgaimana Indonesia akan maju apabila pemudanya sendiri tidak bisa mempersatukan semua pebedaan yang ada, tidak bisa hanya menyalahkan pemimpin negeri ini, kita pun harus introspeksi. Nah, dari sedikit tulisan di atas, apakah sekarang kakak-kakak dapat menyimpulkan bahwa kakak-kakak memiliki jiwa nasionalisme? tentunya kakak-kakak dapat menilainya sendiri sekarang. Mari kita mulai dari diri kita sendiri, apalagi seorang pramuka, harusnya kita bisa memiliki rasa nasionalisme yang lebih daripada orang-orang yang tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelajaran lebih seperti di pramuka.

Nasionalisme yang sejati, nasionalismenya itu bukan se-mata-mata copie atas tiruan dari Nasionalisme barat, akan tetapi timbul dari rasa cinta akan manusia dan kemanusiaan.
- Bung Karno -


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Tissa Ambon Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos